level 11
[Exclusive] A Date with Tim Hwang : “사랑합니다”
Mungkin banyak yang belum familiar dengan nama Tim Hwang, tapi KoreanIndo (KI) yakin kalian pasti familiar dengan beberapa lagunya seperti ‘I Love You’ (duet dengan Astrid, “Unnecessary Words” (OST. Secret Garden) atau 안되니 /Can’t it be me ? (OST. 49 Days).
Sehubungan dengan perilisan album perdananya di Indonesia sekaligus promosi untuk drama ‘Saranghae-I Love You’ yang dibintangi olehnya bersama Revalina S. Temat, Tim Hwang menyempatkan diri untuk berbincang dengan KoreanIndo ^^
Tak hanya cerita soal proses syuting dan promosi album, Tim juga berbagi cerita soal masa mudanya hingga menjadi penyanyi dan aktor seperti sekarang. Berikut cerita-cerita menarik mengenai Tim Hwang :
- Tidak banyak yang tahu kalau sebenarnya Tim Hwang ditawari untuk mengikuti acara ‘We Got Married’ season pertama, namun karena konsep dan kesibukannya terpaksa tawaran itu ditolak. Akhirnya Tim digantikan oleh Alex Clazziquai yang kemudian berpasangan dengan Shin Ae. Ketika KI bertanya, jika mendapat kesempatan mengikuti acara ‘We Got Married’, Tim Hwang sempat bimbang menentukan pasangannya sebelum memilih SNSD Tiffany. Tim mengaku cukup dekat dengan SNSD Tiffany dan Sooyoung sehingga merasa akan menyenangkan jika mengikuti WGM dengan salah satu di antara mereka.
- Tim Hwang lebih menyukai sisi sebelah kiri wajahnya. Ditambah lesung di pipi kiri dan garis rahang yang tegas, Tim merasa lebih percaya diri jika difoto dari sisi sebelah kiri. Tak disangka, meskipun berstatus sebagai artis, Tim masih sering takut jika difoto. Ia kerap merasa tidak percaya diri jika difoto karena banyak yang bilang ia tampak berbeda antara foto dan aslinya ( sama-sama ganteng kok ^^)
- Tim lahir di Philadelphia tanggal 23 Desember 1981 dan tumbuh besar di lingkungan gereja. Ayahnya adalah seorang pastor dan di gereja, Tim bermain berbagai alat musik seperti saxophone. Semasa sekolah ia mulai menyukai musik jazz dan kemudian musik klasik. Ketika ia bergabung dengan agensi di Korea, genre ‘ballad’ dinilai sesuai dengan suara Tim yang lembut. Dua tahun sebagai trainee dan belajar bahasa Korea, Tim debut di tahun 2003 sebagai penyanyi lagu ballad. Meskipun menuai pujian hingga dijuluki ‘Prince of Ballad’, Tim tetap ingin mencoba berbagai genre musik yang pernah ia pelajari dan sukai.
- Sepuluh tahun berkarir sebagai penyanyi di Korea, Tim merilis beberapa album penuh dan single. Ia juga aktif mengisi lagu tema berbagai drama populer. Tim mengakui sepuluh tahun karirnya memberi banyak perubahan dalam hidupnya. Ia tak lagi takut akan kegagalan dan berubah menjadi orang yang lebih baik. dari Tim yang pemalu menjadi Tim yang aktif bersosialisasi dengan banyak orang baru yang ditemuinya setiap hari. Tak henti ia mengucap syukur atas kesuksesannya. Tuhan adalah sumber inspirasi dan kekuatannya hingga bisa di posisi seperti ini. Ia merasa bahwa Tuhan yang menentukan setiap langkah hidupnya hingga bisa berkarir
2012年06月01日 07点06分
2
level 11
di Indonesia.
- Dalam album pertamanya di Indonesia, ‘Saranghamnida’, Tim berduet dengan Astrid. Ketika ditanya lagu mana yang paling ia suka dan rekomendasikan, Tim butuh waktu lama untuk berpikir dan memutuskan. Setelah waktu yang lama, ia pun memilih track no.7 ‘Never Forget’ dengan alasan lagu ini sangat indah dengan iringan piano. Ia merasa emosi yang terkandung dalam lagu ini, diiringi denting piano, sangat besar. Tentunya lebih bagus jika lagu ini dinikmati di waktu santai, bukan di tengah keramaian. Dalam lagu ini juga ada lagu versi bahasa indonesia dari lagu ‘Bad Love’ miliknya, yaitu ‘Pahitnya Asmara’. Jika kalian dengarkan, pelafalan bahasa Indonesia Tim sangat bagus. Padahal ia hanya punya waktu sebentar untuk berlatih bahasa Indonesia loh. hebat ya…. Tak hanya itu, ia juga ingin menulis lagu khusus untuk fans di Indonesia. Wah, seperti apa ya ? ^^
- Merilis album perdana di Indonesia, Tim tentunya berharap album ini diterima baik dan positif oleh publik. Tak hanya dalam penjualan tinggi ataupun popularitas (mengingat Tim sudah merasakan popularitas di Korea juga) namun Tim berharap pesan yang dibawa dalam tiap lagu, bisa sampai ke hati pendengar dan menyentuh hati mereka. Tim menekankan bahwa ini bukan hanya soal materi, namun juga hubungan personal dengan penikmat musiknya.
- Bercerita soal pengalaman syuting di Bali, banyak kenangan yang terekam dalam memorinya. Ketika syuting adegan berenang di laut, ia merasa agak takut karena tidak tahu apa yang ada di bawahnya. Selain itu, syuting di pedesaan di Bali juga memberi banyak kenangan indah. Baginya, Bali sangat istimewa. Tim sempat keheranan kenapa pisang Bali sangat enak dan komentar-nya soal durian hanyalah kata ‘interesting’ disambung dengan senyum dikulum. Tampaknya ia cukup kaget dengan rasa dan aroma durian serta ‘lawar’ (makanan tradisional Bali) yang meninggalkan rasa unik di lidahnya. Selain soal makanan, cuaca panas di Bali yang kontras dengan cuaca dingin di Korea sempat memberinya masa-masa sulit. Apalagi ada beberapa adegan dimana ia mengenakan wig dan janggut palsu. Tentu itu bukanlah hal yang mudah. Namun Tim mengakui berkat dukungan keluarga dan orang terdekatnya, ditambah hubungan baik dengan semua pemain dan tim produksi membuatnya kuat untuk menjalani semua proses syuting dan kesulitan yang dialaminya.
Sebuah ‘kencan’ singkat pun harus berakhir dan tak lupa Tim menuliskan pesan untuk semua pembaca KoreanIndo,
“Thank you guys for your constant love and support. i feel really blessed to be here and I hope to meet you all very soon. 사랑합니다. God bless”
Semoga album dan drama Tim Hwang bisa sukses ya ^^Haebaragi, jangan lupa support ya…….. written by mellymilley@koreanindophoto credit : kidihae@koreanindospecial thanks to Tim Hwang, Sony Music ID, Creative DIsc
2012年06月01日 07点06分
3
level 11
berbagai genre musik yang pernah ia pelajari dan sukai.
- Sepuluh tahun berkarir sebagai penyanyi di Korea, Tim merilis beberapa album penuh dan single. Ia juga aktif mengisi lagu tema berbagai drama populer. Tim mengakui sepuluh tahun karirnya memberi banyak perubahan dalam hidupnya. Ia tak lagi takut akan kegagalan dan berubah menjadi orang yang lebih baik. dari Tim yang pemalu menjadi Tim yang aktif bersosialisasi dengan banyak orang baru yang ditemuinya setiap hari. Tak henti ia mengucap syukur atas kesuksesannya. Tuhan adalah sumber inspirasi dan kekuatannya hingga bisa di posisi seperti ini. Ia merasa bahwa Tuhan yang menentukan setiap langkah hidupnya hingga bisa berkarir di Indonesia.
- Dalam album pertamanya di Indonesia, ‘Saranghamnida’, Tim berduet dengan Astrid. Ketika ditanya lagu mana yang paling ia suka dan rekomendasikan, Tim butuh waktu lama untuk berpikir dan memutuskan. Setelah waktu yang lama, ia pun memilih track no.7 ‘Never Forget’ dengan alasan lagu ini sangat indah dengan iringan piano. Ia merasa emosi yang terkandung dalam lagu ini, diiringi denting piano, sangat besar. Tentunya lebih bagus jika lagu ini dinikmati di waktu santai, bukan di tengah keramaian. Dalam lagu ini juga ada lagu versi bahasa indonesia dari lagu ‘Bad Love’ miliknya, yaitu ‘Pahitnya Asmara’. Jika kalian dengarkan, pelafalan bahasa Indonesia Tim sangat bagus. Padahal ia hanya punya waktu sebentar untuk berlatih bahasa Indonesia loh. hebat ya…. Tak hanya itu, ia juga ingin menulis lagu khusus untuk fans di Indonesia. Wah, seperti apa ya ? ^^
- Merilis album perdana di Indonesia, Tim tentunya berharap album ini diterima baik dan positif oleh publik. Tak hanya dalam penjualan tinggi ataupun popularitas (mengingat Tim sudah merasakan popularitas di Korea juga) namun Tim berharap pesan yang dibawa dalam tiap lagu, bisa sampai ke hati pendengar dan menyentuh hati mereka. Tim menekankan bahwa ini bukan hanya soal materi, namun juga hubungan personal dengan penikmat musiknya.
- Bercerita soal pengalaman syuting di Bali, banyak kenangan yang terekam dalam memorinya. Ketika syuting adegan berenang di laut, ia merasa agak takut karena tidak tahu apa yang ada di bawahnya. Selain itu, syuting di pedesaan di Bali juga memberi banyak kenangan indah. Baginya, Bali sangat istimewa. Tim sempat keheranan kenapa pisang Bali sangat enak dan komentar-nya soal durian hanyalah kata ‘interesting’ disambung dengan senyum dikulum. Tampaknya ia cukup kaget dengan rasa dan aroma durian serta ‘lawar’ (makanan tradisional Bali) yang meninggalkan rasa unik di lidahnya. Selain soal makanan, cuaca panas di Bali yang kontras dengan cuaca dingin di Korea sempat memberinya masa-masa sulit. Apalagi ada beberapa adegan dimana ia mengenakan wig dan janggut palsu. Tentu itu bukanlah hal yang mudah. Namun Tim mengakui berkat dukungan keluarga dan orang terdekatnya, ditambah hubungan baik dengan semua pemain dan tim produksi membuatnya kuat untuk menjalani semua proses syuting dan kesulitan yang dialaminya.
Sebuah ‘kencan’ singkat pun harus berakhir dan tak lupa Tim menuliskan pesan untuk semua pembaca KoreanIndo,
“Thank you guys for your constant love and support. i feel really blessed to be here and I hope to meet you all very soon. 사랑합니다. God bless”
Semoga album dan drama Tim Hwang bisa sukses ya ^^Haebaragi, jangan lupa support ya…….. written by mellymilley@koreanindophoto credit : kidihae@koreanindospecial thanks to Tim Hwang, Sony Music ID, Creative DIsc
2012年06月01日 07点06分
5
level 13
黄某人, 嫩为什么这么帅?
====================
翻译机了一下, 看看就好, 不能作准
(?) - TIM原本要参加"我结", 但最后告吹, 酷懒之味Alex代替了空缺
(?) - 如果现在有机会参加"我结", 他会选少时的tiffany
(?) - TIM推荐的歌曲:"一天漫长"内的"不要忘记 (지워도...널)"
(?) - MS对榴连的独特气味印象很深
2012年06月02日 12点06分
9
level 11
我很喜欢看我结,从我结里喜欢很多明星,可是要真是tim去参加,泪奔,有点了解elf们的心情了
2012年06月07日 15点06分
17